pelanggaran yang masih di anggap wajar oleh masyarakat!!!!

mungkin kita bisa ambil dari permasalahan ” hak cipta”….. yang semakin meraja lela di indonesia.. baik dalam pembajakan lagu, software, dll…
Sebelum kita membahas mengapa hak cipta diperlukan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengetahui apa hak cipta itu sebenarnya. Hak cipta (lambang internasional: ©) adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas. hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.
Lanjutkan membaca

Iklan

Etika dan profesionalisme TI di mata hukum

Secara umum, perilaku etis yang diharapkan dari para profesional komputer :
Jujur dan adil, memegang kerahasiaan, memelihara kompetensi profesi, memahai hukum yang terkait, menghargai dan melindungi kerahasiaan pribadi, menghindari kerugian pihak lain, dan menghargai hak milik.

Berbagai contoh kode etik profesi komputer :

1. IEEE-CS/ACM (Software Engineering Code of Ethics and Professional Practice) (http://www.acm.org/about/se-code).
2. ACM Code of Ethics and Professional Conduct (http://www.acm.org/about/code-of-ethics).
3. British Computer Society Code of Conduct and Code of Good Practice (http://www.bcs.org/upload/pdf/conduct.pdf dan http://www.bcs.org/upload/pdf/cop.pdf).

Pelanggaran Etika dan kaitannya dengan Hukum

Etika menjadi sebuah nilai yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah laku di dalam kehidupan kelompok tersebut. Tentunya tidak akan terlepas dari tindakan-tindakan tidak etis. Tindakan tidak etis yang di maksud disini adalah tindakan yang melangar etika yang berlaku dalam lingkungan kehidupan tersebut.

Jam husada (2002) mencatat beberapa faktor berpengaruh pada keputusan atau tindakan-tidakan tidak etis dalam sebuah perusahaan ,antara lain adalah:
Lanjutkan membaca

Etika & Profesionalisme dalam kehidupan IT

Etika

TI mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan manusia yang saat ini mau tak mau berhubungan dengan etika. Karena TI ibarat pisau bermata dua, legal dan ilegal, baik dan buruk.

Etika (ethic) = prinsip-prinsip yang berhubungan dengan perbuatan benar dan salah, berhubungan dengan etik, etis = berarti baik.
banyak orang yang mengabaikan Etika dalam kehidupan IT,  Contoh kasus kecil yang sering tidak kita sadari adalah:

  • Privasi = rahasia pribadi yang tidak ingin diketahui orang lain. Dibeberapa negara hal ini dilindungi UU.
  • Memonitor E-mail
  • Memeriksa komputer orang lain

Middleware Telematika

Middleware adalah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan. Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda. Dalam dunia teknologi informasi, terminologi middleware adalah istilah umum dalam pemrograman komputer yang digunakan untuk menyatukan, sebagai penghubung, ataupun untuk meningkatkan fungsi dari dua buah progaram/aplikasi yang telah ada.

Perangkat lunak middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi. Adapun fungsi dari middleware adalah:

1. Menyediakan lingkungan pemrograman aplilasi sederhana yang menyembunyikan penggunaan secara detail pelayanan-pelayanan yang ada pada sistem operasi .

2. Menyediakan lingkungan pemrograman aplikasi yang umum yang mencakup berbagai komputer dan sistim operasi.

3. Mengisi kekurangan yang terdapat antara sistem operasi dengan aplikasi, seperti dalam hal: networking, security, database, user interface, dan system administration.
Lanjutkan membaca

JPC | AMI-C

JCP (Java Community Process)
Java Community Process atau JCP, didirikan pada tahun 1998, merupakan sebuah proses formal yang memungkinkan pihak-pihak yang tertarik untuk terlibat dalam definisi versi dan fitur dari platform Java.

The JCP melibatkan penggunaan Spesifikasi Jawa Permintaan (JSRs) – dokumen formal yang menggambarkan spesifikasi dan teknologi yang diusulkan untuk menambah platform Java. Publik formal review dari JSRs akan muncul sebelum JSR final dan Komite Eksekutif JCP suara di atasnya. JSR terakhir yang menyediakan implementasi referensi yang merupakan implementasi bebas teknologi dalam bentuk kode sumber dan Teknologi Kompatibilitas Kit untuk memverifikasi spesifikasi API.

Sebuah JSR menggambarkan JCP itu sendiri. Seperti tahun 2009, JSR 215 menggambarkan versi sekarang (2.7) dari JCP.
Lanjutkan membaca

OSGI

The OSGi Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway Initiative) adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota-anggotanya telah ditentukan sebuah layanan berbasis Java platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Inti bagian dari spesifikasi adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan aplikasi model manajemen siklus hidup, sebuah layanan registry, sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGi layers, API, dan Jasa telah ditetapkan.

Kerangka kerja yang OSGi sistem modul untuk Java yang lengkap dan mengimplementasikan sebuah model komponen dinamis, sesuatu yang tidak ada di Jawa standalone / VM lingkungan. Aplikasi atau komponen (datang dalam bentuk bungkusan untuk penyebaran) dapat jarak jauh diinstal, mulai, berhenti, diperbarui dan dihapus tanpa memerlukan reboot; pengelolaan paket Jawa / kelas ditentukan dengan sangat rinci. Manajemen siklus hidup dilakukan melalui API yang memungkinkan untuk men-download jauh kebijakan manajemen. Registri layanan memungkinkan berkas untuk mendeteksi penambahan layanan baru, atau penghapusan layanan, dan beradaptasi sesuai.
Lanjutkan membaca

Q-basic

nihhh request dari sapa yakk..??? g juga lupa namanya tuh praktikan…??
tiba2 za nyamperin…?? g kira mau minta tanda tangan..?? Mmmm tau taunya…?? heeehehehe Pizzz… lebay dikit…
mulai za lah…

outputnya:
1 + 1 = 2
1 + 2 = 3
1 + 3 = 4
1 + 4 = 5
1 + 5 = 6

begitu Bukan..?

Pogramnya:
Lanjutkan membaca